Balita adalah masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, pada masa ini daya tahan tubuh belum terbentuk sempurna, sehingga sering sekali kita menjumpai anak kita menderita sakit seperti batuk, flu dan demam. Mungkin kita sudah lupa berapa kali membawa anak kita berobat dan berapa kali anak kita meminum obat antibiotik, karena terlalu seringnya anak kita sakit.

Sebagai orang tua kadang kita panik jika mengetahui anak kita demam, dan tanpa berpikir panjang biasanya akan langsung memberikan obat penurun panas. Dan jika demamnya tidak segera menghilang, maka mereka akan segera mencari pertolongan ke tenaga medis. kalo anda hitung sudah berapa kali anak anda diberi antibiotik? Beralihlah mulai dari sekarang dengan obat-obat alami yang tidak ada efeksamping.
Jangan panik, sering kali anak sakit hanya dikarenakan faktor kelelahan. karena si anak belum memiliki ’sensor lelah’, dia hanya tahu main main dan terus main. akhirnya kelelahan, otot tegang, fungsi organ menurun, lalu sakit.
cara paling mudah mengatasi ini adalah, Do’akan anak agar demam (penyakit) hilang, istirahatkan si anak, Minum air madu hangat sesering mungkin bertujuan untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang akibat demam, dan juga membantu menurunkan demam/ berikan air kelapa hijau campur madu (ulangi 3-5 kali tiap hari), peluk (dengan memeluk panas si anak pindah ke Anda) dan jika diperlukan PIJAT si anak, Kompres tubuh dengan air hangat, jangan menggunakan air es atau alkohol, Parut bawang merah 5 siung tambahkan minyak kelapa (VCO) kemudian balurkan ke seluruh tubuh anak ditambahkan dengan kerokan pada badan anak menggunakan bawang merah Bawang merah mengandung minyak astiri sehingga bisa mengusir demam, Diberikan herba yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh dan dan bersifat menurunkan demam, antara lain sambiloto, akar alang – alang, meniran dan temulawak, Beri obat penurun demam jika perlu atau demam terlalu tinggi dan ada riwayat kejang karena demam, Jika demam masih berlanjut sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
oh ya… terkadang anak justru perlu sakit, ketika sakit imun anak Anda sedang berlatih untuk menjadi lebih kuat. Ikuti langkah di atas ditambah tunjukan kasih sayang Anda kepadanya. dengan dia merasa nyaman (senang) dengan kasih sayang Anda, tubuhnya akan lebih mudah “mengobati dirinya sendiri”.
Demikian semoga bermanfaat.
Sumber : Saung Lebah Ketawa Group Facebook Alumni STM-PI
No comments:
Post a Comment