My Blog List

Showing posts with label Kolom Telematika. Show all posts
Showing posts with label Kolom Telematika. Show all posts

20 April 2012

Cloud Computing, 'Tambang Uang' Baru Industri Telekomunikasi


Taipei - Cloud computing atau komputasi awan makin dilirik industri telekomunikasi. Selain layanan voice, data dan machine to machine, cloud computing punya potensi besar sebagai tambang uang baru industri telekomunikasi.
"Tahun 2015, pendapatan pasar komunikasi global dari cloud computing diperkirakan USD 2,1 miliar," kata Fu kuei Chung, Data Communication Business Group Chungwa Telecom di Hotel Sheraton, Taipei, Kamis (19/4/2012).
Pertumbuhan revenue tersebut mencapai sekitar 200% dari saat ini. Chungwa Telecom selaku perusahan operator besar di Taiwan pun menargetkan untuk menjadi penyedia layanan dan solusi cloud terkemuka di Taiwan.
Perhatian utama para konsumen terkait layanan cloud adalah keamanan data. Untuk itu, Chungwa bekerja sama erat dengan Trend Micro yang menyediakan solusi keamanan cloud.
Menurut survei yang dilakukan oleh Morgan Stanley, keamanan data menjadi isu yang diperhatikan oleh 76% responden yang ingin mengadopsi layanan cloud computing.

Kolaborasi Chungwa dengan Trend Micro terdiri dari beberapa bidang. Yaitu virus scan, anti virus, anti hacking dan storage di cloud yang aman untuk beragam platform termasuk ponsel dan tablet PC.
"Chungwa memilih Trend Micro untuk menyediakan keamanan dan proteksi data untuk platform cloud privat dan publik mereka," kata Eva Chen, CEO Trend Micro.

Sumber Fino Yurio Kristo - detikinet

15 April 2012

Dahlan Iskan: Twitter-an Asyik, Tapi Takut Lupa Kerja

Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan menegaskan bahwa akun Twitter yang selama ini diperbincangkan adalah benar-benar miliknya. Mantan Dirut PLN ini menuturkan dirinya senang bermain dengan jejaring sosial tersebut.
"Twitter asyik juga, tapi saya takut nggak bisa kerja," ungkapnya seusai menghadiri acara BUMN Peduli di Muara Angke, Minggu (15/4/2012).
"Iya, itu akun saya. Najwa (salah satu presenter TV Swasta) maksa-maksa saya bikin Twitter, saya bilang nggak bisa. Tapi Najwa bilang mau dibikinin," tambahnya ketika dikonfirmasi soal akun Twitter miliknya @iskan_dahlan.
Seperti diketahui sebelumnya, Menteri BUMN ini membuka akun Twitter pada hari Kamis 12 April 2012. Setelah dikompori Najwa Shihab akhirnya Dahlan terbujuk untuk memiliki akun Twitter.
Sampai berita ini diturunkan, Dahlan memiliki tak kurang dari 44.000 follower dalam jejaring sosial yang sedang marak ini.

Sumber Zulfi Suhendra - detikinet

04 April 2012

Social Commerce, Penggerak e-Commerce Indonesia

Jakarta - Ada dua masalah utama yang menghambat perkembangan e-commerce di Indonesia. Pertama, masalah pembayaran (online). Kedua, soal pengiriman. Sejak awal masa booming pertama e-commerce di Indonesia (sekitar tahun 2000) hingga kini, sepertinya kedua masalah itu belum sepenuhnya teratasi.
Hingga saat ini e-commerce yang berjalan di Indonesia adalah yang saya sebut bukan e-commerce murni atau e-commerce ala Indonesia, yaitu dimana masih terdapat banyaknya proses offline, seperti menelepon ke penjual, transfer via ATM, email/fax bukti transfer.
Banyak pakar maupun praktisi e-commerce Indonesia sudah lama menyuarakan kedua kendala tersebut dan mengharapkan campur tangan pemerintah untuk mendukung infrastruktur agar e-commerce dapat berkembang dengan sehat. Misalnya jaminan kepada konsumen dari sisi keamanan bertransaksi online serta regulasi lainnya.
Belakangan ini bank besar sudah turut berperan dalam mengatasi kendala pembayaran online dengan mulai memainkan peran dalam pembayaran e-commerce. Dengan adanya kemudahan pembayaran dari bank besar itu setidaknya ada tingkat kepercayaan yang tinggi dari konsumen serta kemudahan karena bertansaksi sama seperti transfer lewat internet.
Selain itu juga mulai bermunculan pemain payment gateway yang menawarkan solusi pembayaran online dengan kartu kredit maupun debit. Hal ini tentu saja adalah berita baik bagi dunia e-commerce di Indonesia.

20 March 2012

Tren Baru, Transaksi Dengan NFC

 

Jakarta - Setelah sekian lama menikmati kemudahan transaksi dengan kartu kredit dan debet, kini generasi C bakal menikmati cara transaksi yang lebih nyaman lagi berkat teknologi baru Near Field Communication (NFC). Dengan NFC kita tidak perlu repot membawa dompet dan kartu kredit. Cukup dengan smartphone, sudah bisa melakukan berbagai macam transaksi.
NFC adalah perangkat teknologi komunikasi nirkabel berbasis Radio Frequency Identification (RFID) yang menggunakan induksi medan magnet dan memungkinkan komunikasi antar perangkat elektronik dalam jarak yang dekat.
Teknologi NFC dapat dibenamkan pada chip smartphone, kartu SIM, kartu magnetik atau bahkan ditempel pada lembaran stiker. Dua perangkat NFC yang ditempelkan atau didekatkan dengan jarak kurang dari 20 cm akan saling berkomunikasi atau bertukar data, sehingga dapat dimanfaatkan untuk transaksi atau berbagai kepentingan lainnya.
Cara ini mirip sekali dengan petugas cashier Carrefour yang menghitung belanja dengan menempelkan barang pada alat pembaca.
Saat ini NFC telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, antara lain pembelian tiket transportasi publik, bayar parkir dan tol, bayar pulsa dan konten digital, belanja di toko, booking dan bayar hotel, membuka pintu kamar hotel, dan masih banyak lagi. Jenis transaksi tersebut tentu akan terus berkembang sesuai kepercayaan dan adopsi publik terhadap NFC.